Pertanyaan yang Sering Diajukan
"Pak, kalau saya umrah pas musim haji (Dzulhijjah), boleh ndak? Lebih besar pahalanya?"
Pertanyaan ini sangat sering muncul. Mari kita jawab dengan tuntas berdasarkan fiqih dan regulasi Kemenag.
Fakta Penting: Umrah Bisa Dilakukan Kapan Saja
Berbeda dengan haji yang hanya bisa dilakukan di bulan-bulan haji (Syawal, Dzulqa'dah, Dzulhijjah), umrah bisa dilakukan sepanjang tahun.
Namun ada beberapa pengecualian terkait haji:
3 Skenario Umrah & Haji
1. Umrah Mufradah (Murni) Umrah yang dilakukan **di luar musim haji** atau di musim haji tetapi tidak dilanjutkan dengan haji. Ini umrah biasa yang dilakukan jutaan jamaah Indonesia setiap tahun.
Waktu: Sepanjang tahun, kecuali periode larangan haji (lihat di bawah)
2. Umrah Tamattu' (Bagian dari Haji) Untuk yang mendaftar **Haji Tamattu'** — jamaah berangkat di musim haji, lakukan umrah dulu, baru kemudian haji. Ini adalah skema haji yang paling umum dilakukan jamaah Indonesia.
Waktu: Bulan Syawal, Dzulqa'dah, atau awal Dzulhijjah (sebelum tanggal 8)
3. Umrah Qiran (Digabung dengan Haji) Jamaah ihram sekaligus untuk umrah & haji. Lebih jarang dipilih karena lebih kompleks.
Larangan Umrah Selama Musim Haji
Pemerintah Saudi melarang umrah mulai 1 Syawal sampai akhir musim haji (sekitar tanggal 15 Dzulhijjah). Larangan ini berlaku untuk jamaah umrah biasa (Mufradah).
Alasan: Mekkah dipenuhi 2-3 juta jamaah haji. Kapasitas Masjidil Haram, hotel, transport, dan layanan medis tidak bisa menampung tambahan jamaah umrah.
Kalender Larangan Umrah 2026/1447 H
Berdasarkan kalender Hijriyah 1447 H (diperkirakan): - 1 Syawal: ~21 Maret 2026 (Hari Raya Idul Fitri) - Musim haji berakhir: ~30 Juni 2026
Periode TIDAK BISA umrah: 21 Maret – 30 Juni 2026 (jamaah non-haji)
Periode BISA umrah: - Januari – pertengahan Maret 2026 (sebelum Idul Fitri) - Juli 2026 dan seterusnya (setelah musim haji)
Kapan Waktu Terbaik untuk Umrah?
Berdasarkan Cuaca - **Oktober – Februari**: paling nyaman, suhu 20-30°C - **Maret – April**: mulai panas, 25-35°C - **Juli – September**: sangat panas, 35-45°C (extreme)
Berdasarkan Keramaian - **Januari – Februari**: paling tenang (winter, low season) - **Ramadhan**: sangat ramai (pahala besar tapi ekstrem) - **Liburan sekolah Indonesia (Juni-Juli)**: penuh family - **September – November**: sedang
Berdasarkan Harga - **Low season** (musim panas Saudi, Juli-September): harga termurah - **High season** (Ramadhan, akhir tahun): harga premium - **Optimal**: Oktober-Februari (cuaca + harga seimbang)
Rekomendasi Berdasarkan Profil Jamaah
| Profil | Rekomendasi Waktu | |---|---| | Pertama kali umrah | Oktober-Februari (nyaman, tidak ekstrem) | | Lansia | November-Februari (cuaca paling baik) | | Keluarga dengan anak | Liburan sekolah (Juni atau Desember) | | Cari pahala maksimal | Ramadhan (pahala umrah = haji) | | Budget terbatas | Juli-September (low season, harga turun) | | Sudah pernah umrah | Plus Turki / Plus Aqsa untuk pengalaman baru |
Kalau Sudah Pernah Umrah, Sekarang Mau Naik Haji?
Untuk yang sudah pernah umrah dan ingin naik haji: - Haji Reguler — antri lewat Kemenag, 15-30 tahun tunggu - Haji Plus / Khusus — biaya lebih besar (~Rp 200+ juta), antri 5-7 tahun - Haji Furoda — paling mahal, kuota visa khusus tanpa antri (~Rp 300+ juta)
Bersama Travel saat ini fokus di umrah. Untuk haji, kami sedang siapkan layanan Haji Plus mulai 2027.
Penutup
Kesimpulan singkat: - ✅ Umrah bisa kapan saja, kecuali periode larangan musim haji - ✅ Pilih waktu berdasarkan budget, cuaca, dan tujuan ibadah - ✅ Ramadhan = pahala maksimal tapi paling padat - ✅ Konsultasikan dengan biro yang berpengalaman untuk pilih waktu terbaik
Konsultasi waktu umrah ideal untuk Bapak/Ibu: WhatsApp Bersama Travel.